Thursday, June 6, 2013

Cara Solo Peringati Isra’ Mi’raj

Do you want to share?

Do you like this story?

Berita Aktual memberikan berita aktual terbaru tentang "Cara Solo Peringati Isra’ Mi’raj" kepada Anda. Info aktual terbaru tentang "Cara Solo Peringati Isra’ Mi’raj" ini merupakan berita teraktual dan terbaru yang tidak boleh Anda lewatkan. Berita nasional terbaru tentang "Cara Solo Peringati Isra’ Mi’raj" ini dikumpulkan dari sumber yang disebutkan di bawah berita tanah air yang disajikan.

Cara Solo Peringati Isra’ Mi’raj

VIVAnews - Menyambut peringatan Isra' Mi'raj yang jatuh hari ini, Kamis 6 Juni 2013, Pemerintah Kota Solo menggelar Parade Hadrah. Parade ini diikuti ribuan seniman musik yang berasal dari sejumlah komunitas di Solo dan daerah sekitarnya.

Pantauan di lapangan, ribuan peserta parade terlihat memadati lapangan Kota Barat Solo. Dari lapangan tersebut, selanjutnya mereka kirab melintasi Jalan Slamet Riyadi menuju halaman Balaikota Solo. Tampak dalam iring-iringan parade itu Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo, Wakil Walikota Solo Ahmad Purnomo dan Ketua PCNU Solo Helmi Sakdilah, yang duduk di atas kereta kencana.

Panitia Pelaksana Parade Hadrah 2013 Achmad Fathin mengatakan, festival musik hadrah telah digelar untuk yang kelima kalinya. Kegiatan bernuansa Islami ini telah menjadi salah satu even dalam kalender budaya Kota Solo. "Tahun ini jumlah pesertanya lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya," kata dia, Kamis, 06 Juni 2013.

Kegiatan Parade Hadrah dilakukan untuk memperingati Isra' Mi'raj. Acara itu diikuti oleh sejumlah organisasi masyarakat muslim, seperti NU, Muhammadiyah, Majelis Ulama Indonesia, LDII dan ormas Islam lainnya. "Kegiatan ini untuk melestarikan kebudayaan kesenian Islam, seperti musik hadrah yang ada di Solo," katanya.

Selain kirab musik hadrah, dalam acara tersebut juga disajikan tarian sufi yang dipusatkan di panggung kehormatan, di salah satu titik Jalan Slamet Riyadi. Tarian tersebut merupakan persembahan dari para seniman tari sufi yang ada di Solo

Tak hanya itu, sesampainya di titik pungkasan yakni di halaman Balai Kota Solo, juga disediakan panggung besar. Panggung tersebut menjadi  lokasi untuk pentas salawatan  secara kolosal yang diikuti oleh berbagai komunitas hadrah yang ada di Kota Solo dan sekitarnya.

YOU MIGHT ALSO LIKE

0 comments:

Post a Comment

Advertisements

YOUR GOOGLE ADSENSE CODE HERE (300x250)

Advertisements

YOUR GOOGLE ADSENSE CODE HERE (300x250)