Rahmawati Ragukan Kemampuan Jokowi jadi Capres
JAKARTA, KOMPAS.com - Bagi Rahmawati Soekarnoputri, calon presiden (capres) 2014 tak harus tua, karena anak muda pun jadi. Persoalannya, seorang capres tak cukup menonjol karena performanya saja, tapi harus kuat pemikirannya.
Ditemui di sela-sela peringatan ulang tahun Bung Karno di rumahnya, Jakarta, Kamis (6/6/2013), Rahmawati mengaku belum memberikan penilaian, karena nama-nama yang sekarang muncul belum memberi visi-misi.
"Saya tidak menekankan tua apa mudanya. Tapi performa, pemikiran diperlukan. Kalau dikatakan tua tidak jelas orientasinya, dan disorientasi membawa bangsa ini enggak jelas ke mana, percuma dong," tuturnya. Menurut Rahmawati, capres lebih baik yang muda, militan, progresif, dan memiliki pemikiran revolusioner.
Namun demikian, tidak lantas Rahmawati langsung setuju dengan munculnya Joko Widodo (Jokowi) yang digadang bakal maju sebagai capres. "Dengan segala hormat, Pak Jokowi kan memang populer. Untuk menilai apakah dia akan membawa pikiran-pikiran besar untuk kemajuan ke depan tidak gampang," papar Rahmawati.
"Sekarang kan Pak Jokowi memimpin DKI. Tapi, memimpin negara tidak seperti memimpin Jakarta, sangat kompleks. Kompleksitasnya besar sekali memimpin negara," bebernya.
Sementara, ketika ditanya soal kans keponakan Puan Maharani menjadi capres, Rahmawati menjawab diplomatis. "Kalau boleh, saya pribadi berkomentar Puan masih belum mature," cetusnya. (Yogi Gustaman/Tribunnews)
RSS Feed
Twitter
Facebook
0 comments:
Post a Comment